Posts

Showing posts from December, 2025

Insight Garis Tanpa Kasat

Terwarna dalam setiap almanak Histeria kebebasan yang lama dimimpikan Tiada terhitung lagi raga yang rela rebah menancapkan penanda di bumi ini Dengan tulang-tulangnya yang masih tetap memutih walau pasangannya telah menyatu membumi tiada sedikit pun menghapus bara; Masa itu telah melewati sebuah batas penantian,  Masa lalu memang layak dinamai pengalaman,  Namun mata dan telinganya seolah tiada ingin memghentikan perlawanan; Sebuah perlawanan terhadap kebaruan penindasan, ketegaran menentang pembiaran akan keserakahan yang sengaja dipupuk dukungan kesempatan pemberi kuasa semu atas nama kemajuan,  Pencarian yang menolak untuk dihentikan,  Ini jua kelicikan yang baginya dibungkus kemanusiaan, cara manafikkan dengan pembenaran, demi mencari aman agar tiada yang gentayangan hingga mereka yang turut bersama sampai menemukan siapa dirinya yang sesungguhnya.... Dalam pusaran itu,... Kuhannya termangu, .. . Sendiri menunggumu🪇🫛🪇

N i n a

   "Dek!..., jam berapa ini?" tanya sang kakak lagi, berusaha terdengar tegas meski ia sendiri sudah menguap. ​Sang adik yang pipinya belepotan bekas biskuit sore, hanya menatap polos. Ia menunjukkan mobil-mobilan merahnya, lalu kereta mainan barunya. ​"Wuuuuusssshh! Tut-tut!" tiru si adik, sambil mendorong kereta di lantai, berharap kakaknya ikut terhibur. ​Kakak menghela napas. Ia lupa, adiknya memang belum mengerti konsep waktu, apalagi jarum jam. ​"Baiklah, begini ya, Sayang," kata si kakak, mencoba pendekatan lain. "Kalau udah gelap, kayak sekarang, ini waktunya 'Bobo' ." ​Si adik berhenti bermain. Ia memiringkan kepala, alisnya bertaut sebentar. ​"Bobo?" ​"Iya, bobo. Tidur. Matanya ditutup, nanti ketemu mimpi lucu," Kakak menepuk bantal di sebelahnya. ​Sang adik tersenyum lebar. Ia bangkit, namun bukannya menuju bantal, ia malah berlari ke arah sakelar lampu dinding. ​ KLIK! ​Lampu kamar langsung pad...